
Dalil Dalton
- Semua
materi terdiri dari partikel yang tak dapat dibagi lagi yang disebut atom.
- Atom
dari unsur yang sama adalah serupa dalam hal bentuk dan massa, tetapi atom
unsur satu berbeda dari atom unsur lain.
- Atom
tidak dapat diciptakan atau dihancurkan.
- Atom
unsur yang berbeda dapat digabungkan satu sama lain dalam rasio tertentu
untuk membentuk senyawa.
- Atom
dari unsur yang sama dapat bergabung dalam lebih dari satu rasio untuk
membentuk dua atau lebih senyawa.
- Atom adalah unit terkecil dari materi yang dapat berpengaruh terhadap reaksi kimia.

Kelemahan Teori Atom Dalton
- Ketidakterpisahan
atom terbukti salah, karena, atom dapat dibagi lagi menjadi proton,
neutron dan elektron. Namun atom adalah partikel terkecil, yang sangat
berpengaruh dalam reaksi kimia.
- Menurut
Dalton, atom-atom dari unsur yang sama adalah sama dalam segala hal.
Pernyataan ini salah karena atom dari beberapa unsur berbeda dalam hal
massa dan kepadatan. Atom seperti dari unsur yang sama memiliki massa yang
berbeda disebut isotop. Misalnya, klorin memiliki dua isotop yang memiliki
nomor massa 35 dan 37 satuan massa atom (sma).
- Dalton
juga mengatakan atom elemen yang berbeda berbeda dalam segala hal. Hal ini
telah terbukti salah dalam kasus-kasus tertentu seperti atom argon dan
atom kalsium, yang memiliki massa atom yang sama yaitu 40. Atom unsur
berbeda yang memiliki massa atom yang sama disebut isobar.
- Menurut
Dalton atom unsur yang berbeda bergabung dalam rasio nomor sederhana
keseluruhan untuk membentuk senyawa. Hal ini tidak terlihat pada senyawa
organik kompleks seperti gula C12H22O11.
- Teori
ini gagal untuk menjelaskan keberadaan alotrop. Perbedaan sifat arang,
grafit, berlian tidak dapat dijelaskan karena ketiganya terdiri dari atom
yang sama yaitu karbon.
Kelebihan Teori Atom Dalton
- Memungkinkan
kita untuk menjelaskan hukum kombinasi kimia.
- Dalton
adalah orang pertama yang mengakui perbedaan yang bisa diterapkan antara
partikel dari suatu unsur (atom) dan dari senyawa (molekul).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar